Ternyata lebih dari sekedar fatamorgana


Dari sudut mata
terlihat Malaikat cinta bersayap
Dari kejauhan..
Ah tampak indah rupanya…

Kucermati…
Ah ternyata memang indah…
Ini lebih dari sebuah fatamorgana

Kuberlari…
Entah berapa jauh..

Kutermenung meyakinkan diri..
Memastikan ini bukan hanya sekedar ilusi..

Ku berusaha menghindar…
Dari rasa yang harus kubatasi..

Ahh aku malu..
Merona mukaku..
Merasuk dalam sukma kalbuku

Apa lagi ini Ya Tuhan..
Kenapa aku mengalami kegelisahan ini..

Dimana paradigma kekakuanku..

Entah…..
Aku tidak tahu…

Apa yang kurasa sekarang..
Lagi-lagi aku tidak tahu

Ah kumerasa longgar..
Kenapa ini…
Kumerasa lingkaran kekerasan hatiku yang selama ini membetisku perlahan memudar

Dimana kegalauanku…
Kemana perginya..

Tak bisa aku menjawabnya..

Yang tersisa hanya ruang rindu
Oh beginikah rasanya??

Apakah aku telah menemukan jalanku??
Yang hampir tersesat di penghujung mudaku

Oh Tuhan..
Terima kasih…
Terima kasih ternyata Engkau masih menyayangiku

*) retouch karya lama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s