Pelihara Anjing? Haa

Sehabis pulang kantor tiba tiba anak mama ngedeket, membisik sesuatu

Abbie : “Ma, abbie bisikin”

Mama :”Apa?kok pake bisik bisik segala”

Abbie :”Abbie pengen melihara kucing dan anjing”

Mama : “Haaaaa?Anjing?” (mode terkesima )

Abbie :”Iya mah”

Mama : “Bukannya kucing udah 6 di gudang, masak mau nambah lagi?”

Abbie :”Kalo itu kan kucingnya pergi pergi mah, ini kucingnya yang ga pergi-pergi”

Mama :”kucing yang ga pergi pergi? “

ooo kucing ga pergi-pergi itu maksudnya Kucing Persia yang dikandangin.

Kalo kucing saia kucing yang pergi pergi alias kucing kampung. Ya sih, mereka cari makan sendiri, digudang cuma numpang tidur. Mulanya 3 ekor dewasa (2 hitam dan 1 abu2) tapi karena musim hujan tau tau beranak di gudang dan kejutan nambah 3 ekor kecil-kecil. Jadi totalnya 6. Wow. banyak betul. Tp sampai sekarang yang bertahan keliatannya cuma 3 ekor, 1 hitam dewasa, 1 abu dewasa dan anak kucing abu1. 3 ekor yang lain skr sudah pindah.

Enaknya perlihara kucing kampung, ga perlu susah kasih makan kaya kucing Persia. Mereka sudah tau tuh waktunya cari makan, nanti ngeluyur cari makan diluar rumah, pulang-pulang sudah kenyang. Dan anehnya mereka juga ga BAB di rumah, gudangnya bersih2 aja tuh. kebiasaannya sukanya ngumpet dibawah mobil dan paling suka kalo dielus2 sekitar kepala trus langsung pose tidur gitu sambil kepalanya bergerak gerak seperti kucing manja hihihi. Kalo majikannya pulang kantor, 2 ekor kucing itu (terutama kucing item dan abu2) sudah nongkrong didepan gerbang.

Meskipun saya penyayang kucing, tapi kucing ga saya masukkan kedalam rumah, cukup digudang saja. jadi dalam rumah tetep bersih. Entah kenapa kok banyak kucing dateng kerumah. Konon katanya jika kucing sering datang kerumah artinya pemilik rumahnya baik qaqa (GR):p

Nah si Abbie pengen melihara kucing Persia dan Anjing Ras. Katanya bulunya lembut macam marmut. :p Wah kalo kucing Persia jujur nih ya perawatannya agak repot. Harus dibawa ke salon berapa minggu sekali untuk mandi, ngasih makan tiap hari belum lagi mbuangin (maap) kotorannya. Memang lebih bagus dari warna, kelembutan bulunya. Tapi kayaknya belum memungkinkan deh kalo melihara kucing Persia. Mending kucing kampung, mandiri soalnya, bisa cari makan sendiri qaqa (dasar ga mau repot :P). Kucingnya mau jalan-jalan keluar ya gpp daripada dikandangin terus :p

Mama :”Kak, kucingnya sdh kebanyakan. Belum perlu nambah lagi”

Abbie :”Tapi ma, itu kan bukan kucing kaya di toko itu”

Mama : “Sama aja sayang, mau jenisnya apa kucing kampung ato kucing persi, tapi tetep kucing”

Abbie:”Nah kalo Anjing?”

Mama :”Hmm”

Kemarin pulang sekolah ada yang bawa sangkar burung pipit kecil. kasian amat burungnya diwarnai hijau sama abangnya yang jual. kalo burung itu bisa protes, mungkin dia protes, melanggar emansiburung katanya krn warna aseli diumpetin ma si penjual wikiki :p

Beberapa hari dirumah, eh si burung ngambek ga mau makan. Mungkin teringat ma sodara-sodara dikampung, Ayang, Mama, aak , teteh, uni, uwak, engkong, babe, aunty. jadi ga mau makan deh, ngambek geeeto ceritanya.

Kami yang notabene memproklamirkan sebagai penyayang binatang, merasa bersalah. Wong katanya penyayang binatang kok burung yang dipelihara ga mau makan. Apa kata dunia wkwk :p

Ditunggu sampe berhari hari, eh si burung awet ngambeknya. makan ga mau, minum ga mau.

Mungkin si Burung inget lagunya Mansyur S ..

“Mau makan ingat nyai..

Mau minum inget nyai..

Mau tidur inget Nyai…

Apa-apa inget nyai..

Semuanya kulakukan demi nyai….” :p

ato lagunya Duo Maia tuh:

Reff:


aku mau makan, ku ingat kamu
aku mau tidur, ku ingat kamu
aku mau pergi, ku ingat kamu
oh cinta, mengapa semua serba kamu…

aku mau makan, ku ingat kamu..
aku sedang sedih, juga ku ingat kamu
aku sedang bosan, ku ingat kamu
oh cinta, inikah bila ku jatuh cinta huo huo..

Mungkin itu kira-kira yang dirasakan di Burung sampai makan ga mau, minum ga mau
hii..hii..hii..nyengir kuda :p

iki cerita opo sih ini, kok malah ngelantur wkwk😛

Aku Curiga deh si burung baru jatuh cinta, falling in love gitu, ngelamun, eh malah ketangkep sama penangkap burung.

Skr dia ga mau makan deh. Pulang dari kantor, eh si burung pingsan. Langsung dibawa ke ICCU bagian burung,tapi ga bisa diselametin. Innalillahiwainnailaihi rajiun. Ikut berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya Birdie, Semoga arwah almarhum diterima di sisi Allah SWT. Amien

Now Back to topic, wah ada yang minta Anjing..kyaa…wah kalo kena liurnya harus membasuhnya tujuh kali, salah satunya dengan menggunakan tanah. Mengutip hadis dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,
“Sucinya wadah seseorang saat dijilat anjing adalah dengan membasuhnya tujuh kali, salah satunya dengan menggunakan tanah”
.

Kenapa harus disucikan dengan tanah karena Air liur anjing mengandung virus berbentuk pita cair. Tanah dapat berperan sebagai penyerap mikroba berikut virus-virusnya yang menempel dengan lembut pada bagian yang terkena air liur anjing.

Tapi kalo liat mukanya anak anjing lucu banget, noh liat fotonya..dan setianya itu lho, ga perlu diragukan. Kira-kira bentuknya yang ini nih..cutez puppy

Mama : “Melihara anjing? Hmm belum kepikir kak, siapa yang ngerawat?. Sementara kucing aja ya, itu juga udah banyak. Yang lain aja krn ga ada yang ngerawat.”

Abbie :”Iya ma”

Mama:”Pengertiannya anak mama, sini sini mama cium ..mmmuuah”

Hmm, jadi teringat si burung. Oalah burung..burung. semoga kamu tenang dialam sana ya. RIP Birdie!

2 thoughts on “Pelihara Anjing? Haa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s