Surat Untuk Bapak Menteri

Bapak Menteri Ysh, Saya cuma pengen tahu pertimbangan apa yang menyebabkan Bapak Menteri berbaik hati menjadikan hari kejepit dalam rentang waktu yang tidak terlalu lama (17 Mei dan 2 Juni 2011) sebagai cuti bersama? Mhn dapat dijelaskan menurut professional judgement anda manfaat yang akan diperoleh untuk bangsa ini dengan membuat hari kejepit dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama sebagai cuti bersama?

Semoga di bulan-bulan yang akan datang, Bapak Menteri akan tetep berbaik hati menjadikan hari kejepit sebagai cuti bersama..karena cuti bersama minggu yang lalu dan cuti bersama minggu yang akan datang tanggal 3 juni 2011 saya tidak bisa ikut merayakan (masuk euyyyyyyy…).

Bapak Menteri, mungkin surat saya ini tidak akan pernah anda baca dan tidak akan pernah mencapai meja anda. namun dari hati saya yang paling dalam, saya ikut mendoakan semoga negara ini perekonomiannya lebih maju, stabilitas politik yang senantiasa terjaga serta kehidupan masyarakat yang semakin makmur

Bapak Menteri…sekian Surat dari saya.

Terima kasih

Salam Takzim,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s