UHT masuk dalam daftar Susu berbakteri

Pekan lalu saya mendapat kiriman daftar merk susu berbakteri yang dibroadcast melalui blackberry messenger (bbm). Reaksi pertama, hmm kaget…karena ternyata susu anak saya termasuk rangking ke 58 dari 59 susu yang difonis mengandung bakteri. Tapi saya tidak langsung percaya karena hal ini masih perlu dibuktikan kebenaran beritanya.

Mom, berikut adalah 59 merk susu bayi yang disinyalir mengandung bakteri berbahaya yang dapat menimbulkan penyakit radang selaput otak, hydrocephalus (pembengkakan tempurung kepala), tyroid, Lupus, kanker darah:
1. Frisian Flag Susu Bubuk Full Cream
2. Kompleta Susu Kental Manis
3. Calcimex Susu Rendah Lemak
4. Dutch Lady Susu Cair
5. Susu Bendera 123 Susu Pertumbuhan
6. Susu Bendera Yes! Susu Cair
7. Susu Bendera SKM Susu Kental Manis
8. Enaak Susu Kental Manis
9. Indomilk Susu Kental Manis
10. Indomilk Susu Pasteurisasi
11. Indomilk Susu Evaporasi
12. Kremer Krim Kental Manis
13. Tiga Sapi Krim Kental Manis
14. Tiga Sapi Susu Bubuk
15. Sustagen Susu Bubuk
16. Enfapro Susu Formula Lanjutan
17. Enfragrow Susu Pertumbuhan
18. Enfamil Susu Bayi
19. Bebelac 1 Susu Bayi
20. Bebelac 2 Susu Formula Lanjutan
21. Delilac Susu Pertumbuhan
22. Tropicana Slim Susu Bubuk
23. Nutrifood Susu Bubuk Instan
24. Nutrifood WRP Susu
25. Promina Susu Bubuk
26. Sun Susu Bubuk
27. SMA Susu Bayi
28. S-26 Susu Bayi
29. Promil Susu Formula Lanjutan
30. Procal Susu Pertumbuhan
31. Enercal Susu
32. Nursoy Susu Formula Khusus
33. Bear Brand Susu Steril Cair
34. Cap Nona Susu Kental Manis
35. Cap Nona Susu Evaporasi
36. Carnation Susu Bubuk
37. Carnation Susu Evaporasi Cair
38. Dancow Susu Bubuk
39. Dancow Susu Beraroma
40. Dancow Balita Susu Pertumbuhan
41. Lactogen 1 Susu Bayi
42. Lactogen 2 Susu Formula Lanjutan
43. Milkmaid Susu
44. Anlene Susu Bubuk
45. Nan Susu Bayi
46. Anchor Susu Bubuk Full Cream
47. Birch Tree Susu Beraroma
48. Dumes Mames Susu Bayi
49. FMC Powder Susu Bubuk Full Cream
50. Indokilin Susu Bubuk Full Cream
51. Kilimas Susu Beraroma
52. LLM Susu Formula Khusus
53. Milco Susu Beraroma
54. Nini Susu Bayi
55. Sari Husada Susu Bubuk Full Cream
56. SGM Susu Bayi
57. Vitalac Susu Bayi
58. Ultramilk Susu UHT.
59.GainPlus

Wow, hampir semua merk susu yang ada dipasaran masuk dalam daftar tersebut. Bisa dibayangkan respon ibu-ibu yang menerima pesan itu terlebih bagi mereka yang sudah tidak memberikan ASI pada balitanya.

Namun berita tersebut langsung dibantah oleh RCTI melalui pimpinan redaksinya, Arif Suditomo. Arif menegaskan RCTI melalui seputar indonesia tidak pernah mengeluarkan pengumuman mengenai susu berbakteri seperti yang beredar pada blackberry messanger. RCTI juga sudah melakukan klarifikasi terhadap rumor tersebut sehingga masyarakat diharapkan tidak bereaksi yang berlebihan.

Hmm tapi saya masih dibikin penasaran, apakah susu UHT merk **traMi*** yang diminum anak saya selama ini termasuk dalam daftar susu berbakteri yang masih dirahasiakan oleh pemerintah. Padahal susu **traMi** diolah menggunakan pemanasan dengan suhu tinggi dan dalam waktu yang singkat (135-145 derjat Celcius) meski hanya dalam waktu 2-5 detik.

Pemanasan dengan suhu tinggi bertujuan untuk membunuh seluruh mikroorganisme (baik pembusuk maupun patogen) dan spora. Waktu pemanasan yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta untuk mendapatkan warna, aroma dan rasa yang relatif tidak berubah seperti susu segarnya.

Saya belum menemukan artikel yang mengulas mengenai UHT dan keterkaitannya dengan bakteri sachazaki. So, selama belum ada bukti nyata keberadaan bakteri sachazaki dalam susu UHT merk **traMi***, saya masih yakin menggunakan produk tersebut untuk anak saya. Terlebih susu untuk saat ini sudah bukan menjadi sumber nutrisi utama bagi anak saya yang sudah menginjak umur empat tahun.

Sesuai informasi dari perwakilan IDI pada saat Menkes melakukan konferensi pers mengenai susu berbakteri, bakteri sachazaki dipastikan mati apabila dipanaskan diatas suhu 70 derajat celcius, asal mom tetap melakukan cara penyajian susu sapi dengan benar.

Yang perlu diperhatikan pada saat mencuci botol susu sbb:
1. Cuci botol dengan bersih, pastikan sisa susu tidak ada yang menempel di sudut-sudut botol maupun dot
2. Lakukan sterilisasi botol. Rebus botol menggunakan air mendidih atau gunakan alat pensteril botol yang biasa ditemukan di apotik atau baby shop

3. Periksa kelayakan dot dan botol, ganti dot dan botol susu apabila sudah mengalami kerusakan.

Untuk konsumen susu UHT, perhatikan beberapa tips penyajian susu UHT berikut ini:
1. Apabila kemasan susu UHT telah dibuka, maka susu tersebut harus
disimpan pada refrigerator.

2. Susu UHT harus dihindarkan dari penyimpanan pada suhu tinggi (di
atas 50 derajat Celcius) karena dapat terjadi gelasi yaitu pembentukan gel akibat kerusakan protein.

3. Kerusakan susu UHT sangat mudah dideteksi secara visual, ciri utama
yang umum terjadi adalah kemasan menggembung. Gembungnya kemasan terjadi akibat kebocoran kemasan yang memungkinkan mikroba-mikroba pembusuk tumbuh dan memfermentasi susu. Fermentasi susu oleh mikroba pembusuk menghasilkan gas CO2 yang menyebabkan gembung.

4. Kerusakan juga ditandai oleh timbulnya bau dan rasa yang masam.
Selain menghasilkan gas, aktivitas fermentasi oleh mikroba pembusuk juga menghasilkan alkohol dan asam-asam organik yang menyebabkan susu menjadi berflavor dan beraroma masam.

5. Hindari mengkonsumsi susu UHT yang telah mengental. Fermentasi susu oleh bakteri pembusuk juga pembusuk juga menyebabkan koagulasi dan pemecahan protein akibat penurunan pH oleh asam-asam organik. Koagulasi dan pemecahan protein inilah yang menyebabkan tekstur susu rusak yaitu menjadi pecah dan agak kental.

Semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s