Manage keuangan dengan baik

1. Sisihkan untuk Pengeluaran rutin
Setiap keluarga pasti memiliki pengeluaran rutin baik harian maupun bulanan. Misalnya uang untuk bayar tukang sampah, gas elpiji, air pam, listrik, voucher hape, kartu kredit, belanja bulanan (kebutuhan rumah: pasta gigi, sabun, susu, beras dll) serta belanja harian (sayur, ayam, ikan, telur dll). Perhitungkan dengan cermat biaya bulanan yang akan dikeluarkan, pisahkan dalam rekening lain bila perlu supaya alokasi tersebut tidak terpakai untuk kebutuhan lain.

2. Lunasi tagihan
Barangkali anda mempunyai tanggungan KPR maupun KTA (Kredit Tanpa Agunan), biasanya Bank sudah langsung memotong saldo rekening anda sesuai perjanjian. Perhitungkan bunga KPR maupun KTA yang tidak stabil dan melambung tinggi. Lebih mudah bagi anda apabila mendapatkan cicilan tetap karena anda dapat memprediksi seberapa besar uang yang anda keluarkan untuk membayar cicilan KPR maupun KTA tersebut.

3. Siapkan dana taktis untuk keperluan mendadak.
Sisihkan minimal 10 (sepuluh) persen dari penghasilan anda setiap bulan untuk ditabung. Stand by budget ini bisa digunakan untuk menutupi kebutuhan yang penting dan mendadak.

4. Proteksi asuransi
Yakinkan bahwa diri anda dan keluarga anda tercover asuransi. Kenapa harus memproteksi diri dengan asuransi? Jawabannya banyak factor diantaranya :
• Fisik sebagai orang tua tidak selalu sehat
• Biaya pendidikan yang mahal dan terus mengalami kenaikan
• Persiapan masa pensiun
Terlebih apabila anda sudah mempunyai keturunan, ada baiknya mulai mempertimbangkan untuk meng-asuransikan buah hati anda. Banyak sekali produk asuransi yang ditawarkan di pasaran mulai dari asuransi pendidikan, kesehatan, jiwa, asuransi kerugian dll. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi keuangan anda.

5. Investasi
Jika anda memiliki dana berlebih, mungkin bisa diperhitungkan untuk mulai berinvetasi. Besar atau kecil prosentase tidak jadi masalah asalkan anda bisa berinvestasi secara rutin. Jika anda masih awam dalam dunia investasi, ada baiknya anda melakukan googling seputar investasi sebelum anda memutuskan jenis investasi apa yang akan anda ambil. Namun pastikan semua tagihan dan cicilan yang menjadi kewajiban anda, sudah anda bayarkan.

Berikut adalah jenis investasi

Tabungan Jangka Pendek
• Jasa Giro. Jasa giro merupakan produk perbankan yang memberikan bunga terendah, berkisar sekitar 3-4% p.a. Biasanya dipakai perusahaan untuk mempermudah transaksi pembayaran.
• Tabungan. Tabungan layanan perbankan yang memberikan bunga diatas jasa giro, dan bisa diambil setiap saat.
• Deposito. Deposito bunganya lebih tinggi tabungan, akan tetapi mesti disimpan untuk jangka waktu tertentu. Jika dicairkan sebelum jatuh tempo biasanya dikenakan pinalti.
• Reksadana Pasar Uang. Reksadana Pasar Uang yaitu reksadana yang berinvestasi pada pasar uang seperti Deposito, SBI dan obligasi jangka pendek. Biasanya tingkat pengembalian reksadana pasar uang lebih tinggi dari jasa giro tapi lebih rendah dari Deposito, akan tetapi bisa dicairkan setiap saat.

Jenis Investasi Jangka Panjang
• Obligasi. Obligasi kadang-kadang disebut sekuritas pendapatan tetap karena memberikan pendapatan yang ‘tetap’ sebagai mana diatur ketika obligasi tersebt dikeluarkan. Obligasi banyak jenisnya dan akan dibahas lebih mendalam pada bagian Obligasi. Obligasi mirip dengan deposito cuma saja dikelurkan oleh pemerintah atau perusahaan.
• Saham. Saham merupakan cara lain untuk memiliki bagian dari suatu unit usaha. Sebuah saham mewakili proporsi kepemillikan tertentu pada suatu perusahaan. Nilai pasar suatu saham naik dan turun mengikuti perubahan nilai perusahaan tersebut.
• Reksadana. Pada reksadana, investor mengumpulkan uang untuk dikelola oleh manajer investasi , yang akan memutuskan untuk membeli saham, obligasi dan instrument lain yang dianggap layak dan memberikan tingkat pengembalian terbaik dengan resiko tertentu. Reksadana akan dibahas lebih.

Atau mungkin ada alternative investasi yang lain yaitu menitipkan uang anda ke Koperasi karyawan. Tentunya koperasi tersebut telah menunjukkan kredibilitasnya. Dijamin dalam waktu satu tahun akan mendapat Sisa Hasil Usaha yang lumayan besar. Tentunya Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota (andil anggota tersebut dalam koperasi).

6. Peluang berbisnis
Menurut ahli ekonomi, bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang yang bertujuan untuk menciptakan nilai (create value) melalui penciptaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.

Bisa disimpulkan bahwa inti berbisnis adalah untuk mendapatkan keuntungan melalui penjualan barang dan jasa.
Jika anda seorang pekerja dan mulai ingin merambah ke dunia bisnis ada baiknya anda mulai mencari tahu mengenai bisnis apa yang akan anda tekuni. Karena dari bisnis yang anda jalankan tersebut, anda juga bisa mendapatkan tambahan penghasilan diluar penghasilan rutin yang anda terima dari Perusahaan setiap bulan.

Dilahirkan dan dibesarkan dari keluarga yang mempunyai sampingan berbisnis , ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam berbisnis:

a. Modal
Semakin besar modal yang anda keluarkan maka semakin besar risiko yang akan anda tanggung. Memang benar, semakin besar modal yang anda gelontorkan maka semakin besar pula kemungkinan anda akan mendapatkan untung. Jika anda awam dalam dunia bisnis sebaiknya anda sangat perlu berhati hati dalam menggelontorkan modal.
b. Minat dan konsistensi
Minat dan konsistensi sangat diperlukan dalam mengembangkan bisnis. Ini akan membantu mood anda tetap stabil meskipun kondisi bisnis anda stagnan atau bahkan baru terpuruk sekalipun
c. Pemasok/Supplier
Supplier juga memegang peranan penting dalam kelangsungan bisnis anda. Misalnya anda akan membuka supermarket maka mulailah mencari tahu mengenai supplier/pemasok barang barang yang akan jual di supermarket tersebut. Pilihlah supplier yang menawarkan harga kompetitif, proses pembayarannya mudah, proses pengembalian barang rusak/kadaluarsa mudah dsb
d. Periksa laporan keuangan
Periksalah laporan keuangan dengan seksama dan lakukan secara berkala. pastikan semua transaksi penerimaan dan pengeluaran uang maupun barang tercatat dengan teliti meskipun dalam bentuk worksheet yang sederhana.

e. Berani berinovasi
Dalam berbisnis harus dapat selalu berinovasi dan mengikuti perkembangan yang ada.
f. Karyawan/pegawai
Apabila anda memerlukan bantuan karyawan, pilihlah karyawan/pegawai yang jujur dan amanah. Tidak ada salahnya memberikan reward ataupun bonus jika memang karyawan tersebut menunjukkan kinerja yang baik.

Last but not least, beberapa point diatas adalah hal yang saya pelajari selama saya menjadi ibu rumah tangga. Menjadi ibu rumah tangga ternyata tidak mudah. Ada ilmunya. Selain mengurus anak dan keperluan rumah juga ada satu yang perlu dimiliki oleh ibu rumah tangga yaitu ilmu dan cara mengatur keuangan keluarga dengan baik. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s